9 April 2026 15:19
.
2 menit membaca
Seratusan warga Dusun Pasar Rodi Desa Empus Kecamatan Bahorok memblokir Jalan Provinsi Sumut, Rabu (8/4/26) menuju obyek wisata Bukit Lawang. (axialnews)
AXIALNEWS.id | Jalan Provinsi Sumut menuju obyek wisata Bukit Lawang, Rabu (8/4/3026) di blokir seratusan warga Dusun Pasar Rodi Desa Empus Kecamatan Bahorok.
Aksi itu merupakan bentuk protes kekecewaan warga akibat kerusakan jalan cukup parah dinilai luput dari perhatian Pemprov Sumut.
Warga disepanjang jalan di dusun itu berujar “kami sudah kenyang hirup abu dan debu”. Hal itu telah lama berlangsung namun belum ada pihak yang peduli seakan kerusakan jalan dimaksud seakan tidak bertuan teriak warga.
Aksi protes warga dengan membentang spanduk dan poster bertuliskan kekecewaan dan juga memblokir jalan sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.
Baca Juga IDI Langkat Dilantik, Afandin Ajak Bersinergi Bangun Pelayanan Kesehatan
Warga menuding kerusakan jalan akibat banyaknya truk yang melintas tanpa memperhatikan tonase serta minimnya pengawasan pihak terkait.

Warga dalam orasinya menuntut tiga hal yakni:
- Segera dilakukan perbaikan secara permanen/bukan tambal sulam
- Melakukan penyiraman air secara rutin mengurangi abu dan debu beterbangan ke rumah warga sebelum perbaikan
- Meminta pemerintah tegas melakukan pengawasan tonase truk.
Baca Juga Longsor di Tapteng: Timpa Rumah Warga hingga Putus Akses Jalan Menuju Taput
Meski suasana nyaris tak terkendali akibat bertambahnya massa yang berkumpul namun perlahan kondusif setelah Wakil Bupati Langkat Tiorita br Surbakti tiba dilokasi.
Dalam dialog singkat, akhirnya disepakati antara lain pengaspalan dilakukan pada Juni 2026 mendatang dan dilakukan penyiraman air empat kali sehari sebelum pengerjaan dimulai.
Meski disimpulkan kesepakatan antara masyarakat dengan Pemkab Langkat yang berkomitmen mengakomodir keluhan masyarakat namun warga tetap berharap Pemerintah Provinsi Sumut untuk segera merespon.
Baca Juga PERADI dan PWI Langkat Jalin Kerjasama Advokasi Gratis untuk Masyarakat
Warga sepakat jika komitmen kesepakatan tanpa realisasi maka akan melakukan aksi serupa.
Akhirnya sebelum membubarkan diri warga membuka blokade jalan sehingga jalur menuju Bahorok dan Bukit Lawang bisa dilalui.
Editor: Ryan
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.